|
home>news>berita:2/MALAYSIA>

Kunjungi Penang dan Johor Bahru, Menlu RI Tingkatkan Perlindungan dan Pelayanan WNI

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir gelar press briefing pada Rabu siang di Ruang Palapa, Kemlu RI (15/3). Dalam press briefing kali ini, Jubir Kemlu membahas kunjungan 3 hari Menlu RI ke Penang dan Johor Bahru, Malaysia.

Menlu Retno Marsudi kunjungi Penang dan Johor Bahru untuk bertemu dan berdialog dengan para WNI di kedua negara bagian Malaysia tersebut. Kunjungan Menlu bertujuan untuk penguatan perlindungan dan pelayanan WNI di luar negeri, terutama di sentra-sentra TKI. Saat ini, tercatat lebih dari 1,4 juta WNI menetap secara resmi di Malaysia.

Penang dan Johor Bahru merupakan dua negara bagian dimana terdapat konsentrasi jumlah WNI yang cukup besar, setidaknya terdapat sekitar 80,000 WNI di Penang dan 347,000 WNI di Johor Bahru. Sebagian besar warga negara Indonesia yang bekerja di Malaysia berada di sektor perkebunan kelapa sawit dan industri manufaktur.

Dalam kesempatan ini, Menlu Retno bersama tim KJRI turun langsung menemui para TKI di tempat tempat mereka bekerja, antara lain di ladang Pelam KLK, Kedah dan Plexus Riverside, sebuah industri padat teknologi di Penang, Malaysia. Menlu Retno temui manajemen perusahaan dan menitipkan pesan perlindungan bagi para TKI di sana.

Para TKI berbagi kisah dan cerita mereka selama mengadu nasib di negeri Jiran, banyak dari mereka yang berhasil karena masuk secara resmi dan bekerja sesuai dengan peraturan dan ketentuan serta mendapatkan perlindungan yang memadai dari perusahaan tempat mereka bernaung.

Namun, banyaknya jumlah TKI ilegal yang bekerja di Malaysia menghadirkan berbagai permasalahan ketenagakerjaan, seperti gaji yang tidak dibayar, penganiayaan, pelanggaran keimigrasian dan isu perdagangan manusia yang saat ini cukup mengkhawatirkan.

Menlu Retno pastikan negara hadir untuk para WNI dimanapun mereka berada, tiga strategi utama yang selalu menjadi dasar dalam perlindungan WNI adalah (i) tindakan preventif, (ii) deteksi dini dan (iii) immediate response. Untuk itu banyak terobosan-terobosan telah dilakukan oleh perwakilan Indonesia untuk perkuat layanan terhadap para WNI. Termasuk KJRI Penang dan KJRI Johor Bahru yang telah berinovasi untuk meningkatkan sistem pelayanan kekonsuleran dan pelayanan paspor sehingga semakin efektif dan efisien.

Menlu Retno bersama Tim KJRI kembali mensosialisasikan pelayanan kekonsuleran bagi para WNI di Malaysia. Menlu Retno tekankan bahwa perwakilan Indonesia adalah rumah bagi para WNI di luar negeri, dimana para staf di setiap perwakilan akan siap sedia membantu para WNI.

(sumber : http://www.kemlu.go.id/id/berita/Pages/Kunjungi-Penang-dan-Johor-Bahru,-Menlu-RI-Tingkatkan-Perlindungan-dan-Pelayanan-WNI.aspx)