|
home>News

News From RI representatives

Perkuat Daya Saing TKI Sektor Pariwisata, Kepala BNP2TKI Kunjungi Evolution Hospitality Institute Australia

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid pada kunjungan kerjanya ke Australia mendatangi kampus lembaga pelatihan vokasi sektor pariwisata Evolution Hospitality Institute, di Sydney, Australia, Selasa (19/09/2017). Kepala BNP2TKI didampingi Duta Besar RI untuk Australia Kristiarto S. Legowo, Konsul Jenderal RI Sydney Yayan G. H. Mulyana, Kepala Indonesia Investment Promotion Center (IIPC), dan Pejabat Fungsi Ekonomi KJRI Sydney.

Dalam kunjungan ini, Delegasi RI diterima oleh CEO/Founder Mr. Stuart Page. "Kami menyambut baik peluang membangun jejaring dengan Pemerintah Indonesia, khususnya mengingat jumlah siswa Indonesia di kampus Evolution cukup banyak," ujarnya.

Dalam pertemuannya dengan pihak Evolution, Nusron membahas tentang kompetensi dan sertifikasi yang dibutuhkan oleh industri hospitality di Australia. Nusron juga menjajaki berbagai peluang kerja sama peningkatan keterampilan dan penempatan kerja TKI sektor pariwisata di Australia, baik di bidang tata boga (cooking) maupun tata graha (housekeeping).

"Kami ingin tingkatkan penempatan TKI sektor pariwisata ke Australia. Oleh karena itu, BNP2TKI terus menggenjot daya saing TKI sektor hospitality (pariwisata) agar dapat memenuhi kompetensi pasar kerja di Australia", Nusron menjelaskan.

Australia menjadi salah satu negara tujuan yang cukup menarik minat para pelajar Indonesia maupun TKI sektor pariwisata. Tercatat sekitar 200 siswa asal Indonesia sedang menempuh pelatihan di kampus Evolution; menempatkan Indonesia pada urutan ke-2 setelah Korea Selatan untuk jumlah siswa terbanyak di kampus tersebut. Nusron sempat bertatap muka dengan dua orang di antaranya, Nia dan Futri, yang sedang menjalankan on the job training di salah satu restoran milik Evolution.

"Kami mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan daya serap TKI, termasuk melalui peningkatan penempatan kerja ke Australia. Seluruh Perwakilan RI di Australia mendukung upaya networking seperti ini demi menjamin akses yang lebih baik bagi TKI kita di pasar kerja Australia", Dubes RI menjelaskan.

Konjen RI menambahkan, "KJRI akan memastikan hasil-hasil pertemuan dengan Evolution ditindaklanjuti".

Kepala BNP2TKI berkunjung ke Sydney pada 18-19 September 2017 dalam rangka meningkatkan akses bagi TKI sektor keperawatan dan pariwisata ke pasar kerja Australia.

 

20 September 2017

Fungsi Ekonomi KJRI Sydney

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/sydney/id/berita-agenda/berita-perwakilan/Pages/Perkuat-Daya-Saing-TKI-Sektor-Pariwisata,-Kepala-BNP2TKI-Kunjungi-Evolution-Hospitality-Institute-Australia-.aspx )

More »

PBB Apresiasi Indonesia Dalam Perlindungan Hak Pekerja Migran

Jenewa, Swiss: Komite Pekerja Migran PBB menyampaikan apresiasi atas laporan komprehensif dan inklusif yang merefleksikan komitmen dan keseriusan Pemerintah Indonesia terkait Implementasi Konvensi Perlindungan Hak-Hak Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya. "Kami menyambut baik proses dinamis dan berkesinambungan yang ditunjukkan Pemerintah Indonesia melalui proses revisi perundang-undangan agar selaras dengan Konvensi. Hal ini bukan sesuatu yang mudah mengingat kompleksitas Indonesia," demikian ditambahkan oleh Mr. Can Unver, salah satu Country Rapporteur Komite untuk Indonesia dalam dialog hari pertama Pemerintah Indonesia dengan Komite Pekerja Migran PBB terkait laporan inisial Indonesia atas implementasi Konvensi di Kantor PBB Jenewa (5/9).

"Salah satu kemajuan monumental Pemerintah Indonesia dalam pemenuhan dan perlindungan hak-hak Pekerja Migran Indonesia di luar negeri adalah revisi UU No. 39/2004, yang saat ini sedang dalam tahap finalisasi," demikian ditegaskan Abdul Wahab Bangkona, Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Kerja Sama Internasional selaku Ketua Delegasi RI dalam sambutan pengantarnya.

Lebih lanjut ditambahkan bahwa revisi UU mengubah paradigma (shifting paradigm) rezim migrasi Indonesia dari yang sebelumnya fokus kepada penempatan menjadi aspek perlindungan. Selain itu, revisi ini juga merefleksikan upaya Indonesia yang bahkan sudah melebihi mandat perlindungan dalam Konvensi (go beyond the Convention) karena mengatur mengenai pemberdayaan keluarga yang ditinggalkan.

Dalam dialog hari pertama, Komite mengangkat sejumlah isu antara lain perkembangan terkini revisi UU No. 39/2004, pengawasan dan penanganan PPTKIS, detensi imigrasi, penghentian pengiriman Pekerja Migran ke Timur Tengah, kasus kekerasan terhadap pekerja migran perempuan, pemberdayaan keluarga pekerja migran, upaya perlindungan oleh Perwakilan RI di luar negeri, jaminan sosial, Tindak Pidana Perdagangan Orang, MoU dan kerja sama bilateral di bidang ketenagakerjaan, dan pengelolaan remitansi.

Dialog Pemerintah Indonesia dengan Komite Pekerja Migran memiliki arti penting tidak hanya sebagai bagian dari kewajiban dan akuntabilitas Pemri dalam implementasi ICMW yang telah diratifikasi melalui UU No. 6/2012 serta tindak lanjut nyata dan langsung dari sejumlah rekomendasi Universal Periodic Review (UPR) terkait, yang disampaikan kepada Indonesia pada bulan Mei 2017 lalu.

Dialog berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif yang juga dihadiri oleh kalangan masyarakat sipil Indonesia dan akan dilanjutkan pada tanggal 6 September 2017.

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/id/berita/Pages/Komite-PBB-Apresiasi-Indonesia.aspx ).

More »

Penuhi Kebutuhan Paspor, KJRI Sydney Hadir di Tengah Masyarakat

Sydney, Australia: Puluhan warga Indonesia berkumpul di Broadbeach Gold Coast untuk membuat dan memperbaharui paspor mereka pada Sabtu, 2 September 2017. Selain itu, warga juga mendapatkan juga pelayanan kekonsuleran berupa legalisasi dokumen, pembuatan surat kuasa dan pelaporan diri. Kegiatan ini dihadiri tidak hanya oleh warga di Gold Coast tetapi juga dari Brisbane dan Byron Bay yang berjarak 1,5 jam perjalanan darat. Sehari sebelumnya, pelayanan juga dilakukan di salah satu rumah warga, untuk mempercepat proses pembuatan Paspor RI.

Acara yang sekaligus dimanfaatkan warga untuk merayakan HUT RI dimeriahkan dengan lomba-lomba tradisional Indonesia dan hiburan lain serta bazaar makanan Indonesia.

Pelayanan ini merupakan keempat kali upaya jemput bola oleh KJRI Sydney sejak diterapkannya SIMKIM Paspor RI oleh seluruh Perwakilan RI di Australia pada Juni 2017 yang lalu. Dengan persiapan yang matang, dibantu panitia dari komunitas Indonesia di Gold Coast, pendataan kebutuhan pelayanan jauh sebelum pelaksanaan, sangat membantu kelancaran proses pelayanan kepada warga.

Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

Dalam kesempatan tersebut, KJRI Sydney juga menjelaskan secara garis besar kepada warga mengenai peluncuran Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN). Apa manfaatnya, siapa saja yang berhak, bagaimana prosesnya dan bagaimana cara mendapatkannya. Dijelaskan bahwa pada intinya KMILN merupakan bentuk pengakuan pemerintah RI kepada masyarakat Indonesia di luar negeri. Kartu ini merupakan tanda pengenal yang dapat digunakan WNI sebagai pengganti KTP. Sifat pengajuan adalah sukarela, tidak wajib dan gratis.

Kartu sudah dapat diajukan melalui https://iocs.kemlu.go.id

Link tanya jawab mengenai KMILN: https://www.facebook.com/diaspora.ri.1/posts/1131299387004214

Sydney, 3 September 2017
Fungsi Konsuler

KJRI Sydney

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/id/berita/berita-perwakilan/Pages/Penuhi-Kebutuhan-Paspor-Bagi-Warga-Indonesia,-KJRI-Sydney-Hadir-Di-Tengah-Masyarakat-Indonesia-di-Gold-Coast.aspx )

More »

KJRI Imbau WNI Waspadai Tropical Storm Harvey

                                                                                                 KONSULAT JENDERAL REPUBLIK INDONESIA

                                                                                                    10900 Richmond Avenue Houston, TX 77042

                                                                                                      Phone: (713)785-1691 Fax: (713)780-9644

                                                                                       E-mail: kjrihouston@prodigy.net / info@indonesiahouston.net

Houston, AS: Sehubungan dengan bencana alam Hurricane Harvey yang melanda negara bagian Texas termasuk wilayah Houston dan sekitarnya, disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  • KJRI Houston menghimbau warga Indonesia di negara bagian Texas, termasuk wilayah Houston dan sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan, serta mentaati himbauan Pemerintah setempat untuk melakukan mandatory dan voluntary evacuation bagi warga yang tempat tinggalnya terkena dampak banjir (fbcgis.maps.arcgis.com).
  • Pemerintah setempat juga telah menyediakan shelter-shelter di wilayah Houston dan sekitarnya sebagaimana tertera pada link berikut ini: abc13.com.
  • Dalam hal WNI membutuhkan informasi dan bantuan, silahkan menghubungi hotline 24 Jam KJRI Houston: +1 346-932-728 dan hotline perlindungan WNI Kemlu RI +62 812 900 700 27.
  • KJRI Houston terus memantau keselamatan WNI melalui komunikasi intensif dengan pimpinan/tokoh organisasi masyarakat/diaspora dan mahasiswa Indonesia di Texas serta otoritas setempat.
  • Hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa WNI, selain 5 korban jiwa warga Houston dan sekitarnya. Sebagian besar WNI dan mahasiswa masih dalam situasi aman dan terkendali. Sementara itu, beberapa keluarga WNI yang terkena banjir mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
  • KJRI Houston menyediakan shelter di gedung KJRI bagi masyarakat/diaspora Indonesia yang terkena dampak banjir.
  • Bagi masyarakat/diaspora Indonesia yang akan evakuasi ke KJRI Houston dihimbau agar melalui akses Richmond Avenue (hindari Walnut Bend Drive) dan membawa keperluan pribadi masing-masing seperti obat-obatan, dsb.

Demikian himbauan ini kami sampaikan, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan & keselamatan bagi kita semua.

                                                                                                                                                Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Houston,

                                                                                                                                                                                                     28 Agustus 2017

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/id/berita/berita-perwakilan/Pages/HIMBAUAN-PENINGKATAN-KEWASPADAAN-MENGHADAPI-TROPICAL-STORM-HARVEY.aspx )

More »

Hadapi Badai Harvey, KJRI Houston Siap Bantu WNI

Texas, Amerika Serikat: Bencana Hurricane Harvey, berkategori 1-4 telah melanda negara bagian Texas menyusul dampak banjir besar yang mendera kota Houston dan wilayah sekitarnya hingga wilayah barat negara bagian Louisiana.

Badai Harvey mendarat di Corpus Christi, Texas, sekitar 330 km dari kota Houston Jumat malam, 25 Agustus 2017 hingga sabtu dini hari waktu setempat. Diperkirakan badai akan tetap berlangsung hingga 30 Agustus 2017.

Badai Harvey ini merupakan badai yang terbesar yang terjadi di Amerika Serikat dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Presiden Trump telah mendeklarasikan status Federal Disaster. Sementara itu, Gubernur Texas, Greg Abbot telah mendeklarasikan State of Disaster kepada 30 counties.

Kantor-kantor pemerintah dan swasta, serta sekolah dan universitas diliburkan. Dua bandara utama Houston, George Bush International dan William P Hobby Airport ditutup sejak tanggal 27 Agustus 2017 hingga waktu yang belum ditentukan.

Menanggapi kejadian ini, KJRI Houston terus melakukan pemantauan tentang keselamatan WNI melalui komunikasi intensif dengan pimpinan/tokoh organisasi masyarakat/diaspora dan mahasiswa Indonesia di Texas serta pihak otoritas setempat.

Hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa WNI, selain 5 korban jiwa warga Houston dan sekitarnya. Sebagian besar WNI dan mahasiswa masih dalam situasi aman, sementara beberapa keluarga WNI yang tinggal di wilayah rendah terkena banjir sehingga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

KJRI Houston siap membantu warga Indonesia yang terkena banjir dengan menyediakan shelter di gedung KJRI. Selain itu, KJRI juga dapat dihubungi melalui hotline 24 Jam KJRI Houston: +1 346-932-7284 oleh warga yang memerlukan informasi dan bantuan.

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/id/berita/berita-perwakilan/Pages/Hadapi-Badai-Harvey-KJRI-Houston-Siap-Bantu-WNI.aspx )

More »

Filipina ingin Belajar dari Indonesia dalam Menangani Tenaga Kerja dari Indonesia di Luar Negeri.

Duta Besar Filipina untuk Kuwait Renato Pedro Villa bersama dengan para pejabat dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Kesehatan Filipina yang datang dari Manila ke Kuwait telah menemui Duta Besar Indonesia, Tatang Budie Utama Razak di KBRI Kuwait pada hari ini. Kedatangan Duta Besar bersama tim dari Manila menurut Duta Besar Renato adalah untuk belajar dari Indonesia yang dinilainya telah berhasil dalam menangani tenaga kerja Indonesia di Kuwait khususnya di sektor domesik. Filipina saat ini memiliki lebih dari 165 ribu tenaga kerja domestik (PRT) di Kuwait dan setiap tahunnya lebih dari 3000 kasus seperti gaji tidak dibayar, pelecehan seksual dan tindak kekerasan, serta tindakan eksploitasi lainnya.


Duta Besar Renato menyatakan bahwa ia beserta jajarannya pada Kedutaan Besar Filipina di Kuwait selama ini menghadapi masalah yang sangat serius dalam menangani tenaga kerja domestik di Kuwait walaupun berbagai langkah dan upaya telah dilakukan, dalam upaya memberikan pelayanan dan perlindungan terhadap para pekerja tersebut. Sementara itu ia melihat bahwa Indonesia yang sebelumnya mengalami hal serupa, namun saat ini masalah tenaga kerja domestik Indonesia di Kuwait sudah dapat ditangani dengan baik terutama pasca moratorium pengiriman TKI PRT ke Kuwait tahun 2009. untuk itu kedatangan Dubes Renato bersama tim dari Manila ke KBRI ingin mempelajari kiat-kiat Pemerintah Indonesia khususnya KBRI Kuwait yang dinilainya telah berhasil mengatasi persoalan TKI PRT.


Duta Besar Tatang Budie Utama Razak menjelaskan secara runtut mengenai kebijakan pemerintah Indonesia dalam memberikan pelayanan dan perlindungan khususnya terhadap tenaga kerja domestik dari waktu ke waktu terutama pasca reformasi mulai dari lahirnya UU no 39 tahun 2004, inpres no, 6 tahun 2006, intstruksi Presiden Joko Widodo hingga peraturan Menteri Tenaga Kerja tahun 2015 yang menghentikan pengiriman TKI PRT ke seluruh negara Timur Tengah. Dalam kesemptan tersbut Duta Besar Tatang Razak juga menjelaskan bagaimana langkah-langkah yang diambil oleh Kementerian Luar Negeri dan seluruh Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri termasuk monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh pimpinan Kementerian Luar Negeri dari waktu ke waktu.


Langkah dan upaya pemerintah tersebut yang pada awalnya sangat complicated dan tidak mudah, karena pengiriman TKI PRT ke luar negeri yang dimulai pada tahun 1970-an merupakan bisnis besar triliunan rupiah dan melibatkan banyak pihak. Namun dengan kegigihan jajaran pemerintah termasuk Kementrian Luar Negeri dan seluruh Perwakilan Indonesia di luar negeri, kondisi penanganan TKI PRT saat ini jauh lebih baik walaupun masih terdapat sejumlah persoalan yang dihadapi.


Sebelum diberlakukannya penghentian pengiriman TKI PRT ke Kuwait tahun 2009, jumlah TKI PRT lebih dari 70.000 orang dan lebih dari 1.500 orang TKI PRT harus ditampung oleh kbri dengan menyewa satu gedung khusus untuk shelter yang rata-rata dihuni setiap harinya tidak kurang dari 400 orang dengan anggaran yang dikeluarkan pada saat itu lebih dari 10 miliar rupiah.

Para TKI yang ditampung di Shelter KBRI Kuwait adalah mereka yang lari dari majikan karena gaji tidak dibayar selama bertahun-tahun, mengalami tindakan kekerasan, pelecehan seksual dan tindakan ekspolitasi lainnya. Saat ini jumlah TKI PRT di Kuwait kurang dari 4.000 orang, namun tenaga kerja Indonesia profesional, skill dan formal meningkat secara tajam. Sementara itu KBRI kuwait telah berhasil mengukuhkan zero shelter (tidak ada lagi tki yang ditampung di KBRI, begitu pun tenaga kerja ilegal/wni overstayer yang sebelumnya jumlahnya ribuan saat ini tidak lebih dari 100 orang dan anggaran untuk perlindungan pun menyusut secara drastis dari Rp. 10 miliar saat ini kurang dari Rp. 1 miliar, bahkan diperkirakan tahun depan tidak akan lebih dari Rp. 400 juta rupiah. KBRI pun saat ini dapat bekerja lebih fokus kepada kerjasama ekonomi dalam rangka menunjang roda pembangunan Indonesia dalam upaya mensejahterakan rakyat. Sebagai catatan Kuwait merupakan salah satu negara yang paling makmur di dunia dan merupakan investor terkemuka baik di kawasan maupun di dunia dengan nilai mata uang 1 KWD (Kuwait Dinar) saat ini sama dengan Rp.45 ribu.

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/kuwaitcity/id/berita-agenda/berita-perwakilan/Pages/Filipina-ingin-Belajar-dari-Indonesia.aspx )

More »

Kegiatan Outreach Pelayanan Kekonsuleran dan Sosialisasi tentang Kewarganegaraan, Keimigrasian dan SIMKIM di Anchorage, Alaska

Rencana penerapan SIMKIM pada KJRI San Francisco pada tahun 2017 akan berdampak cukup signifikan bagi WNI yang tinggal di negara bagian lain di wilayah kerja KJRI San Francisco.

Sosialisasi penggunaan SIMKIM di Alaska kami lakukan pada kesempatan pertama sebagai salah satu agenda kegiatan outreachterhadap masyarakat Indonesia di wilayah kerja. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda dalam kunjungan Konsul Jenderal RI ke Anchorage, Alaska. Kegiatan outreach tersebut diadakan pada tanggal 5 Agustus 2017. Kegiatan ini berupa temu masyarakat dan sosialisasi tentang penerapan SIMKIM, kewarganegaraan, dan isu-isu terkait lainnya. Dalam pertemuan ini juga dibuka pelayanan warung konsuler.

Acara temu masyarakat dihadiri oleh kurang lebih 30 orang WNI yang sebagian merupakan ibu rumah tangga yang menikah dengan orang asing dan sebagian lainnya bekerja pada berbagai perusahaan di Anchorage. Dalam sambutan, Konsul Jenderal menyampaikan bahwa KJRI San Francisco senantiasa memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menghimbau masyarakat Indonesia untuk selalu menjaga kekompakan dan saling membantu. Terkait rencana penerapan SIMKIM, kami sampaikan bahwa SIMKIM akan mulai diterapkan di KJRI San Francisco pada bulan September/Oktober 2017 yang berdampak pada keharusan WNI untuk datang langsung ke KJRI San Francisco untuk memberikan sidik jari dan pengambilan foto apabila hendak memperpanjang paspor.

Tanggapan masyarakat terhadap penerapan SIMKIM cukup beragam diantaranya mempertanyakan mengapa menjadi sulit untuk memperpanjang paspor. Terkait hal ini kami sampaikan prosedur pengambilan sidik jari dan foto telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM yang diperlukan untuk memastikan tingkat keamanan dokumen negara dan menghindari pemalsuan identitas. KJRI juga menawarkan solusi pelayanan jemput bola dengan membuka warung konsuler di Alaska setiap tahun sehingga masyarakat dapat memberikan sidik jari dan foto tanpa harus datang ke San Francisco.

Kegiatan outreach serupa akan dilakukan secara rutin paling sedikit satu tahun sekali sebagai bentuk perhatian KJRI San Francisco atas kesulitan yang dialami masyarakat Indonesia di Alaska dalam mendapatkan pelayanan KJRI.

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/sanfrancisco/id/berita-agenda/berita-perwakilan/Pages/Pelayanan-masyarakat-Indonesia-di-Anchorage,-Alaska.aspx )

More »

Kemlu Wujudkan Perlindungan WNI Yang Seragam

Perlindungan WNI di luar negeri merupakan keniscayaan. Yang menjadi isu saat ini adalah standarisasi di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang beragam.

Dirjen Protokol dan Konsuler, Andri Hadi, menegaskan bahwa Kemlu beserta seluruh perwakilan Indonesia di luar negeri sedang mengusahakan penyeragaman model perlindungan. Nantinya, formulir hingga aplikasi perlindungan akan sama.

"Dalam acara ini, kita bahas soal penyeragaman. Bagi yang ingin punya aplikasi perlindungan, tahan dulu. Lihat dulu aplikasi yang sudah maju seperti milik Seoul, Singapura dan perwakilan lain," ujarnya.

Demikianlah inti dari Bimbingan Teknis Peningkatan Pelayanan Publik dan Perlindungan WNI yang dibuka 4 Agustus 2017 di Seoul, Korsel. Hadir dalam kesempatan tersebut, Dubes RI Umar Hadi, Direktur Konsuler Didik Eko serta pejabat dari Imigrasi, Kemenag, dan lainnya.

Lebih lanjut dikatakan, bagi perwakilan yang sudah punya aplikasi maka diharapkan menyelaraskan pattern arahan Pusat. Bagi yang belum punya, agar tidak mengembangkan aplikasi sendiri melainkan memanfaatkan portal pelayanan yang sedang dikembangkan Kemlu.

"Penyeragaman dan standarisasi pelayanan memerlukan komitmen pusat dan semua perwakilan dengan tujuan menjamin mutu pelayananan, kepastian hukum dan kemudahan bagi masyarakat," ujarnya.

Sejalan dengan itu, Dubes Umar Hadi menyatakan bahwa pasca tahun 2002, pelayanan bagi WNI sudah merupakan keharusan yang tidak butuh diskusi lagi. Untuk itulah, diperlukan revolusi mental bagi seluruh diplomat Indonesia.

"Apakah saat ini sudah baik? Mari kita merenung sejenak, zooming out, mengaca diri. Apakah dalam perlindungan sudah efisien dan tepat sasaran," katanya.

Dalam bimbingan teknis tersebut, akan dibahas juga tentang penerapan sistem informasi manajemen keimigrasian (SIMKIM), pencatatan kependudukan dan pernikahan WNI di luar negeri. Bimtek dilaksanakan selama dua hari dan diikuti 28 perwakilan RI di wilayah Asia.

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/id/berita/Pages/Kemlu-Wujudkan-Perlindungan-WNI-Yang-Seragam.aspx )

More »

KJRI Kota Kinabalu Sosialisasi Kekonsuleran di Ladang Sawit

Kota Kinabalu, Malaysia: KJRI Kota Kinabalu telah melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelayanan penerbitan surat tanda kelahiran bagi warga negara Indonesia yang berada di ladang Gumantong dan Ladang Reka Halus Sandakan (21-23/7).

Dalam kegiatan, tim KJRI telah melayani permohonan surat tanda kelahiran bagi 174 (seratus tujuh puluh empat) anak WNI yang lahir di wilayah Sabah, Malaysia. Selain itu, tim juga telah memberikan sosialisasi mengenai ketenagakerjaan dan perlindungan warga negara Indonesia serta konsultasi perkawinan WNI dimana terdapat peserta sosialisasi yang menyatakan keinginannya untuk dapat mengikuti sidang Itsbat Nikah di KJRI.

Disela rangkaian kegiatan, tim KJRI juga melakukan pertemuan dengan Jabatan Tenaga Kerja Kinabatangan terkait penyelesaian kasus ketenagakerjaan yang melibatkan WNI. Dalam kesempatan tersebut, diperoleh informasi bahwa kasus pengaduan ke KJRI oleh Hendrikus Davios yang diputus hubungan kerja sepihak oleh majikannya telah diproses oleh JTK Kinabatangan dan saat ini majikan dituntut sebesar RM. 44,115,50 sebagai kompensasi. Dalam kaitan ini, JTK akan mengadakan pertemuan mediasi dengan perusahaan dan pekerja pada tanggal 27 Juli 2017.

Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Akhmad DH. Irfan yang dihubungi terpisah mengatakan bahwa pertemuan KJRI Kota Kinabalu dengan Jabatan Tenaga Kerja Kinabatangan seperti yang dilakukan oleh Tim di ladang GUmantong ini adalah dalam rangka meningkatkan koordinasi dalam penanganan kasus ketenagakerjaan yang melibatkan WNI. Kata Konjen Irfan : "Mayoritas ladang sawit di Sabah berada di wilayah Sandakan/Kinabatangan, sehingga sudah semestinya koordinasi KJRI Kota Kinabalu dengan JTK dapat dimaksimalkan sebagai sebuah upaya KJRI dalam penanganan kasus ketenagakerjaan, khususnya yang berada di wilayah Kinabatangan".

(sumber: http://www.kemlu.go.id/id/berita/berita-perwakilan/Pages/KJRI-KK-Sosialisasi-Kekonsuleran-dan-Layanan-Surat-Tanda-Kelahiran-di-Ladang-Sawit.aspx )

More »

174 Anak TKI Di Sabah Ikuti Program Beasiswa Pendidikan di Indonesia

Kota Kinabalu, Malaysia: Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Ahmad DH Irfan dan Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) melepas keberangkatan 96 anak-anak TKI siswa-siswi SIKK dan Community Learning Center yang mengikuti program repatriasi pendidikan (program beasiswa) di Indonesia dan melanjutkan pendidikan tingkat SMU/SMK, Kota Kinabalu (20/7). Mereka diberangkatkan ke Jakarta, menggunakan penerbangan udara dan dibagi 3 kloter.

Achmad DH. Irfan pada saat melepas anak anak tersebut mengingatkan agar mereka memiliki kesiapan mental karena berhadapan dengan kondisi tempat dan kebiasaan yang berbeda dengan keadaan di Sabah. Selain itu, mereka diingatkan agar belajar bersungguh-sungguh untuk dapat bersaing dengan anak-anak dari daerah lainnya dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

Kepala SIKK, Istiqlal menyebutkan bahwa rombongan siswa yang berangkat adalah sebagian dari 174 orang anak-anak di Sabah yang mendapatkan beasiswa dari beberapa sekolah di Indonesia, antara lain: Permata Insani Tangerang, Islamic Village Karawaci, SMKN 2, SMA IT Alhuda Wonogiri, SMA Muhammadiah 1 Ngawi, Nunukan. Melalui program beasiswa diharapkan anak-anak TKI dapat melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan mencapai cita-cita diimpikan.

Suasana haru dan gembira tampak di wajah para orang tua saat mengantar anak-anak tersebut yang akan diberangkatkan. Beberapa orang tua dan anak terlihat menitikkan airmata karena akan berpisah untuk sementara waktu. Diantaranya seorang bapak, Rudi Ancang yang datang untuk mengantar anaknya Sitti Wan Sahira (15 thn) diterima di SMA Permata Insani. Meskipun gembira anaknya dapat melanjutkan pendidikan di Indonesia, namun mengaku rasa kekhawatiran melepas putrinya.

Rombongan siswa dan orang tua dalam jumlah besar di Bandara menarik perhatian beberapa warga setempat yang menanyakan tujuan keberangkatan mereka. Saat mengetahui adanya program repatriasi pendidikan (beasiswa) bagi anak-anak TKI di Sabah, mereka memuji upaya dan perhatian Pemerintah Indonesia terhadap warganya yang berada diluar negeri. Bahkan ada yang menyebutkan, Indonesia keliatan lebih baik berbanding Malaysia yang saat ini mulai mengurangi program beasiswa.

(sumber: http://www.kemlu.go.id/id/berita/berita-perwakilan/Pages/174-Anak-TKI-Di-Sabah-Ikuti--Program-Beasiswa-Pendidikan-di-Indonesia.aspx )

More »